Selasa, 30 Oktober 2012

Persaingan Blackberry dan iPhone Kian Sengit


Oleh Yudo Widiyanto,

JAKARTA. Persaingan iPhone versus BlackBerry semakin sengit. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), selaku pemegang lisensi iPhone di Indonesia, mulai menggenjot penjualan ke daerah-daerah. Tidak mau kalah, operator lain yang menjadi pemegang lisensi ponsel pintar BlackBerry mengimbanginya dengan menambah kecepatan akses.

Mulai kemarin (30/3), Telkomsel sudah mulai menyebar iPhone ke beberapa kota seperti Medan, Surabaya, Makassar, Bali, dan kota-kota besar lain. “Sekarang handset iPhone sudah bisa ditemukan di gerai-gerai Telkomsel di daerah,” ungkap Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, Senin (30/3).

Saat ini, peminat iPhone yang sudah terdaftar telah mencapai 39.000 orang. Padahal, untuk tahap pertama, Telkomsel hanya menyediakan 10.000 unit. Ini tentu menimbulkan kekhawatiran, sampai berapa lama orang bisa sabar menunggu untuk mendapatkan iPhone. "Kami fleksibel, kok. Jangan khawatir kehabisan stok," ujar Sarwoto menepis kekhawatiran.

Tak mau kehilangan pasarnya, operator lain juga berbenah. Kini, PT Indosat Tbk, selaku pemegang lisensi pemasaran BlackBerry di Indonesia, meningkatkan kapasitas jaringan dari 10 megabyte per second (Mbps) menjadi 20 Mbps. "Kami menggandeng langsung Reseach In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry," imbuh Kepala Divisi Humas Indosat Adita Irawati.

Indosat mengambil langkah ini untuk mengimbangi langkah Telkomsel yang berhasil memenangi tender penambahan frekuensi 3G.

Adita bilang, saat ini Indosat berhasil menggaet 75.000 pelanggan BlackBerry dan berharap bisa menembus angka 100.000 pelanggan di akhir tahun. ”Ini mendorong Indosat berupaya memenuhi kebutuhan bandwidth dan memastikan layanan BlackBerry dapat diakses cepat,” ungkapnya.

Tak mau kalah, Internet Ritel dan BlackBerry Manager PT Exelcomindo Pratama Tbk Handono Warih bakal melakukan evaluasi untuk menambah bandwidth jaringan mereka menjadi 30 Mbps sampai 50 Mbps dari sebelumnya 15 Mbps. "Kami akan melakukan bertahap. Apalagi sekarang, kami telah menjalin kontrak langsung dengan RIM, tidak lagi lewat Vodafone," bebernya.

http://industri.kontan.co.id/news/persaingan-blackberry-dan-iphone-kian-sengit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar